" Purnama Silam "
12 Purnama yang memberikan keabadian tlah usai
Setiap cahaya yang terang tlah menepis ilusi dalam angan dengan kerinduan yang terserak dalam jiwaku…..
Aku pahami engkau dengan bathinku
Dan hari ini akan aku ucap syair manisku untukmu
Lewat rangkain kata tanpa asa
Bersama mentari yang kupas kesejukan aku pancarkan do’a insanku dalam kebahgiaanmu….
Ku tahu aku bukanlah bunga yang memberi keharuman
Dan bukanlah Istana yang kian sempurna memberikan keajaiban dan kebahagiaan….
Jikalau aku mampu membuat dirimu tersenyum, janganlah engkau letih nan putus asa karena diriku akan slalu ada untukmu seorang
Saat
kau tak berdaya, letakkanlah lelahmu di pundakku, katakan keluhmu di
telingaku, usaplah peluhmu dengan tanganku, dan rebahkanlah tubuhmu
dipelukanku dan tidurlah saat dongengku terucap dari bibir ini…
Maafkan insane seorang ini jikalau tak mampu seperti yang kau mau….
Ketika semuanya tlah berlalu dan tinggal khelamnya hati ini tanpa bayangmu
Ku akui kalau aku saying padamu dengan kerinduan ini yang mengusik singgasanaku
Kethulusan dan kesabaran dalam jiwaku tak akan mampu mencintaimu dengan seutuhnya
Entah mengapa …………..
Terkadang hatiku rindu dan ingin memelukmu, terkadang diriku hampa dan mengangis karenaku
Kupahami diriku bagai awan yang kian terang dan kian gelap mengarungi hidup ini
Malam dan menjekang malam keluh dan kesahku menjadi asa yang tersimpan dalam tulisan yang tak terhapus jua…..
Sayang……
Mimpikan aku dalam tidurmu
Sayang……
Buatlah aku tersenyum dengan cinta sejatimu…..
Aku akan slalu sayng padamu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar