Sabtu, 03 September 2011

- -- P U T R I E -- -



Sesaat tak aku sadari bila insan seperti dirimu pernah ada di depan mata
Sejurus aku menatap fhotomu sungguh indah mempesona dan mengagumkan
Suatu saat aku pinta sama yang Kuasa semoga hadirkan sosok itu di hadapku
Dan malam ini puji syukur atas kehendak Mu yaa Rabb. ... Tlah hadirkan Dia

Maaf. ...
Pandangan pertama sangat bermakna untuk rasa angan nan cinta dalam jiwa
Engkau begitu indah di pandang, begitu sempurna untuk “memiliki seutuhnya”
Engkau cantik, alhamdulillah engkau tutupi kecantikan itu dengan kerudungmu
Engkau manis, subhanallah dan memberikan senyum manis itu untuk sesama insan
Engkau soleha, Insyallah Iman dan Islammu memberikan kedamainan hati padamu
Sesempurna insan hawa yang aku kenal, Dirimu sangat sungguhlah sempurna
Sesempurnakan namamu “Putrie” akan kebaikan keikhlasan serta kethulusan
“Putrie” wajah manismu saat ini akan terbenam dalam angan jiwa nan rasaku
Ijinkan aku untuk selalu memuja dan memanjamu. ......

Malam dingin dan waktu tak pedulikan sesaat jalan bersamamu
Tenang senang nan haru di kala kau menatap dan bercanda bersamaku
Yakinkan padaku ini bila dirimu nyata dan ada di depan mata sayuku
Dan ucap kata lembut saat kau di sisiku. ... ....
Sadar aku sadari bila aku bukanlah siapa dan apa bagimu
Pahami saat kau tinggalkan malam ini dan terlupa di esok hari
Ku tahu aku bukanlah siapa.....

Sayang. .... Ingin aku ucap kata itu padamu namun tak berdaya
Cinta. .... Ingin aku sapa kau dengan kata itu tapi tak ada waktu
Sehari bertatap sejalan sekali akankah cukup untuk mengenal
Akankah sopan untuk berkata jujur di atas bila kau tanya siapa aku
Namun hari ini esok dan kapanpun aku slalu ada untukmu. ....

Putrie
Dari hati lewat pandangan pertama aku memujamu
Aku mengagumi keagungan nan keindahanmu
Tertarik rasa jiwa hati ini untuk slalu mengenalmu
Adakah waktu antara kita bila itu jua terbaik bagimu
Karena aku terasa menyukai dirimu.....

“Semoga malam ini saat jalan bersama dan walau tiada tempat serta singgasana yang pantas akan menjadikan berkah dan sebuah silaturahmi yang kekal abadi, tertulis dari isi hati yang membisu dan syair ini hanya untukmu Putri, Syiar terindah hanya untukmu seorang, tercipta saat hadirnya dirimu hingga jalan bersamamu sesaat”

                                                                         
                                                                              Tarakan, 03 September 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar