Senin, 12 September 2011

" KEPOMPONG "

   ANJING : MENGONGGONG - Saat mereka kelaparan, kehausan, atau melihat suatu yg jarang mereka lihat, mereka akan Mengigit bila kemauannya tak mereka dapatkan, walaupun yang mereka gigit adalah majikannya sendiri. ...
(Seorang atasan harus siaga slalu terhadap bawahannya, walau bawahannya itu adalah tangan kanannya). ...

   SINGA : MENGAUNG - Ketika mereka dalam tekanan, makanan mereka di rampas musuh, atau anak mereka dalam bahaya, tenaganya sangatlah kuat, namun mereka akan nurut dan jinak apabila seseorang dapat memberikan kemauannya dan memperhatikannya. ....
(Sekeras kerasnya seseorang ia pasti akan luluh pula, bila orang lain akan mengerti keadaan dan memberikan dirinya kenyamanan dan perlindungan). ...

   MONYET : MENGGIGIT dan MENCAKAR ketika mereka tak di perhatikan, dan atau kurangnya kebebasan yang mereka dapatkan, siapapun pemiliknya tak akan lepas dari gigitan maupun cakarannya, apalagi orang lain. ...
(Siapapun seseorang yang tlah mendapatkan kepercayaan dari atasannya namun kemudian ia di tak di hiraukan, maka besar harapan dirinya untuk mencelakai atasannya itu maupun tempat kerja yang mereka tempati, dengan dan apapun caranya, karena sakit hati). ...

   KEPOMPONG : Bersabar, Berserah diri, Menerima apa adanya, walau air hujan turun deras menghanyutkannya, angin bertiup kencang membawanya ke manapun angin terhenti bertiup, dan hanya sadarkan diri bila itu semua akan ada baiknya untuknya. ...
(Kebesaran dan kewibawaan seseorang itu bagaikan kepompong, terlihat sekilas dan tak ada gunanya, namun ia sangatlah besar perannya untuk sebagai contoh kehidupan manusia, Ketegarannya, Kesabarannya, Keikhlasannya, Kemampuannya, dan Kemauannya, serta Harapan terbesarnya akan slalu menjadi inspirasi untuk berjalan di jalan yang benar, walau lara tak jua terobati, luka terasa perih untuk di jalani, namun itu adalah kenyataan Kopompong, Jalani kehidupannya dengan dan atas ijin sang pencipta) 

Seperti Padi semakin berisi maka ia semakin merunduk. ...
Seperti Pintu walau ia di buka keluar masuk namun tetap pada pendiriannya. ...
Seperti Ibu semakin tua mereka di tinggalkan anak anaknya, maka do'a Ibu semakin kuat "semoga anak anaknya kelak jadi orang yang sukses, berilmu, beragama, dan bernegara". ...
Dan Seperti para pekerja swasta, letih lesu lemah kerja keras dan tenaga yang terkuras, mereka tetap semangat untuk membangun dan mengembangkan Perusahaan yang mereka tempati, demi dan untuk untuk mendapatkan imbalan penghidupan bagi mereka sendiri di tanah rantau ini. ...

(Belajar dari kehidupan dan perjalanan kepompong daripada hewan lain yang terkuat)

Bontang, 12 Sept 2011

          eko444@ymail.com (YM & Mail)

Sabtu, 03 September 2011

- Selamat Ulang Tahun Mantan -

“ SELAMAT ULANG TAHUN MANTAN PACAR ”

Ku tulis syair indah saat bersamamu
Ku ucap lembut janji kita saat di pangkuanmu
Melewati kelamnya cinta ini seucap janji untuk selamanya,
3 Maret tak terlupa akan slalu ulang tahunmu
Terucap do’a pujian dan harapan hanya untukmu
Semoga harapmu menjadi nyata seperti mimpimu,
Lalu yang berlalu tak bisa terpungkiri
Masa lalu hanyalah mimpi disaat sekarang ini
Dan engkaupun tlah menjadi istri orang lain,
Pernah ku sayang sepenuh hati padamu
Pernah ku cinta sehidup semati olehmu
Karena kau yang memberiku arti akan luka lara selama ini,
Arini…. Tak bisa aku terlupa oleh kenanganmu
Namun, ku kan bertahan untuk menegarkan semangat ini
Kebahagianmu kebahagianku pula
Do’aku hanya teruntuk padamu
Bahagialah kau dengannya disana
Bercumbulah kau bersamanya
Karena Dia adalah suami dan hidup matimu,
Selamat ulang tahun mantan pacarku, engkau tetap slalu terindah untuk mimpi dan kenanganku, dan maafku hanya untukmu slalu…

- Purnama Silam -

 " Purnama Silam "



12 Purnama yang memberikan keabadian tlah usai

Setiap cahaya yang terang tlah menepis ilusi dalam angan dengan kerinduan yang terserak dalam jiwaku…..

Aku pahami engkau dengan bathinku

Dan hari ini akan aku ucap syair manisku untukmu

Lewat rangkain kata tanpa asa

Bersama mentari yang kupas kesejukan aku pancarkan do’a insanku dalam kebahgiaanmu….

Ku tahu aku bukanlah bunga yang memberi keharuman

Dan bukanlah Istana yang kian sempurna memberikan keajaiban dan kebahagiaan….

Jikalau aku mampu membuat dirimu tersenyum, janganlah engkau letih nan putus asa karena diriku akan slalu ada untukmu seorang

Saat kau tak berdaya, letakkanlah lelahmu di pundakku, katakan keluhmu di telingaku, usaplah peluhmu dengan tanganku, dan rebahkanlah tubuhmu dipelukanku dan tidurlah saat dongengku terucap dari bibir ini…

Maafkan insane seorang ini jikalau tak mampu seperti yang kau mau….


Ketika semuanya tlah berlalu dan tinggal khelamnya hati ini tanpa bayangmu

Ku akui kalau aku saying padamu dengan kerinduan ini yang mengusik singgasanaku

Kethulusan dan kesabaran dalam jiwaku tak akan mampu mencintaimu dengan seutuhnya

Entah mengapa …………..

Terkadang hatiku rindu dan ingin memelukmu, terkadang diriku hampa dan mengangis karenaku

Kupahami diriku bagai awan yang kian terang dan kian gelap mengarungi hidup ini

Malam dan menjekang malam keluh dan kesahku menjadi asa yang tersimpan dalam tulisan yang tak terhapus jua…..

Sayang……

Mimpikan aku dalam tidurmu

Sayang……

Buatlah aku tersenyum dengan cinta sejatimu…..

Aku akan slalu sayng padamu..

- Yang Aku Mau -

" Yang Aku Mau "


Aku berjalan melewati siang nan malam hanya untuk mencari dimana engkau berada
Hujan yang membasahi tubuh dan lumpur yang mengotori badan tak pernah ku hiraukan
Anganku hanya terbenam akan keberadaanmu, mengharap engkau kembali seperti dahulu
Hari serta hidup seperti ini terus aku jalani sampai nanti, hanya demi engkau seorang

Aku sadari, diriku ini memang bukanlah sosok yang sempurna seperti harapmu
Bukan pula sosok yang slalu ada untuk menemani setiap langkah dan hidupmu
Aku hanyalah insan biasa yang hanya mampu untuk mencoba memberimu warna
Seperti angan nan harapan dan impian cinta serta cita setiap pasangan kekasih
Bersama selamanya mengikat janji untuk tak berpisah sampai mati nanti

Dimana kah engkau sekarang berada, aku cari dan terus untuk mencarimu
Jalanan ini tlah aku lalui smua tanpa lelah, hanya untuk engkau kembali
Sadarkan diriku, bila engkau tak pernah mengharapku lagi tuk kembali padamu
Sadarkan diriku, bila engkau tak ada cinta seperti dahulu lagi padaku
Maafkan aku yang terus mencari dan mengharapmu lagi, karena kau sempurna di mataku

Rasaku padamu tak akan pernah usai sampai kapanpun jua
Jiwaku, Hatiku, Anganku, Harapku dan yang ku mau slamanya hanyalah kamu
Walau dimanapun dirimu berada, aku akan slalu sayang dan mengharapmu kembali

- A R I E S -

" Ulang Tahun ARIES "

ARIES….. 21 Maret sampai 19 April hanya milikmu seorang
Engkau yang energik – engkau yang pemberani nan percaya diri
Yang tak pernah ada kata putus asa dalam meraih impian cita dan cintamu

ARIES….. aku ucap selamat ulang tahun untukmu di bintang ini
Aku percaya engkau akan tetap yang terindah nan slalu terbaik selamanya
Do’a seorang insan – sahabat – keluarga dan cinta hanya milikmu, ARIES
Hingga kelak kekal abadi rasa ini tak pernah sirna oleh apapun jua
Sampai akhir nanti pemuja ARIES tak mampu untuk menyapamu lagi

Kenang dan slalu terkenang akan kebersamaanmu ARIES
Tawa canda – suka nan lara slalu tersenyum bersama kian lama
Dan tak aku sangka bila kita semua tak bisa di pertemukan seperti dulu

ARIES….. kini usiamu pun semakin bertambah
Jiwa – ragamu pun semakin berubah
Yang berlalu tak mungkin kembali
Saat ini pun akan cepat terlewati

Sahabat sejati akan slalu memberi arti
Bersama kebahagiaanmu akan slalu aku beri
Semoga jalanmu bisa seperti angan dan pintamu
Semangatku akan slalu menyertaimu…..

“maafkan aku bila tak mampu mengucap dengan rasa, maafan aku bila tak mampu menatap wajah manismu, aku ucap hanya do’a semoga engkau senantiasa sehat – kuat – tabah – iklhas – dan tawakal untuk menghadapi ujian nan cobaan di dunia ini, umur yang bertambah tak sepatutnya di rayakan – umur yang bertambah seharusnya mampu membuat kita sadar – usia semakin tua kain kafan dan makam pun semakin mendekati kita semua, Semoga di Ulang Tahun Bintang ARIES ini semua mendapat rahmat dan ridho dari Allah SWT”

- Sahabatku Mansyah & Nita -



Sahabatku..... kau lihat waktu semakin tua usia semakin renta
Aku bangga akan diri kita ini walau hanya sebatas sahabat, namun tetap terjaga
Dahulu aku yakin bila aku banyak berbuat salah padamu, namun aku munafik
Ku tak pernah mengakuhi kesalahan itu, tak pernah pinta maaf padamu
Dan tak pernah katakan yang sesungguhnya padamu, namun itu masa lalu

Alhamdulillah..... kini pertemuan kau dengan sahabatku juga pun menjalin kasih
Berapa lama kau bersamanya aku yakin engkau sungguh bahagia dan menikmatinya
Hingga kelak do’a seorang sahabat akan senantiasa memberikan yang terbaik untukmu

1432 H - 1 Syawal tlah berlalu beberapa hari yang lalu, tinggal menghitung hari dan waktu
Dengan sepenuh hati dan segenap jiwa raga ini hanya mampu ucap do’a semoga bahagia
Jarak antara kita yang tak mungkin di lalui dalam sekejab, ku tak bisa menghadiri acara kalian
Acara yang sungguh luar biasa antara dua insan yang saling mencinta dan berjanji sehidup semati
Dalam ikatan akad nikah dan para saksi yang membawa dalam kesempurnaan cinta
Sungguh luar biasa semoga senantiasa bahagia tuk selamanya.......

Sahabatku yang terbaik engkau akan slalu terbaik untuk slamanya
Sahabatku yang tersayang dirimu akan slalu ada dalam kenangan indahku
Kini Sahabat terbaik dan tersayang tlah menjadi satu slamanya
Bercanda bercinta bersama untuk arungi hidup baru
Sgalanya baru namun jangan pernah kau lupa akan sahabat kalian ini
Sahabat kalian akan slalu ada untuk berbagi kebahagiaan yang terasa
Berbagi cerita indah dan haru untuk di dengar
Berbagi kedamaian untuk di tiru

Sahabat!!!!! Selamat menjalin bahtera baru, menjalin kehidupan baru, sahabatmu yang jauh darimu hanya memberi ucap serta do’a semoga menjadi keluarga atas tuntunan Islam dan Iman, dan aku ucap sembari masih di hari lebaran minal aidhin wal faidhin mohon maaf lahir nan bathin...

Tarakan, 02 September 2011

- -- P U T R I E -- -



Sesaat tak aku sadari bila insan seperti dirimu pernah ada di depan mata
Sejurus aku menatap fhotomu sungguh indah mempesona dan mengagumkan
Suatu saat aku pinta sama yang Kuasa semoga hadirkan sosok itu di hadapku
Dan malam ini puji syukur atas kehendak Mu yaa Rabb. ... Tlah hadirkan Dia

Maaf. ...
Pandangan pertama sangat bermakna untuk rasa angan nan cinta dalam jiwa
Engkau begitu indah di pandang, begitu sempurna untuk “memiliki seutuhnya”
Engkau cantik, alhamdulillah engkau tutupi kecantikan itu dengan kerudungmu
Engkau manis, subhanallah dan memberikan senyum manis itu untuk sesama insan
Engkau soleha, Insyallah Iman dan Islammu memberikan kedamainan hati padamu
Sesempurna insan hawa yang aku kenal, Dirimu sangat sungguhlah sempurna
Sesempurnakan namamu “Putrie” akan kebaikan keikhlasan serta kethulusan
“Putrie” wajah manismu saat ini akan terbenam dalam angan jiwa nan rasaku
Ijinkan aku untuk selalu memuja dan memanjamu. ......

Malam dingin dan waktu tak pedulikan sesaat jalan bersamamu
Tenang senang nan haru di kala kau menatap dan bercanda bersamaku
Yakinkan padaku ini bila dirimu nyata dan ada di depan mata sayuku
Dan ucap kata lembut saat kau di sisiku. ... ....
Sadar aku sadari bila aku bukanlah siapa dan apa bagimu
Pahami saat kau tinggalkan malam ini dan terlupa di esok hari
Ku tahu aku bukanlah siapa.....

Sayang. .... Ingin aku ucap kata itu padamu namun tak berdaya
Cinta. .... Ingin aku sapa kau dengan kata itu tapi tak ada waktu
Sehari bertatap sejalan sekali akankah cukup untuk mengenal
Akankah sopan untuk berkata jujur di atas bila kau tanya siapa aku
Namun hari ini esok dan kapanpun aku slalu ada untukmu. ....

Putrie
Dari hati lewat pandangan pertama aku memujamu
Aku mengagumi keagungan nan keindahanmu
Tertarik rasa jiwa hati ini untuk slalu mengenalmu
Adakah waktu antara kita bila itu jua terbaik bagimu
Karena aku terasa menyukai dirimu.....

“Semoga malam ini saat jalan bersama dan walau tiada tempat serta singgasana yang pantas akan menjadikan berkah dan sebuah silaturahmi yang kekal abadi, tertulis dari isi hati yang membisu dan syair ini hanya untukmu Putri, Syiar terindah hanya untukmu seorang, tercipta saat hadirnya dirimu hingga jalan bersamamu sesaat”

                                                                         
                                                                              Tarakan, 03 September 2011